Showing posts with label rangkaian. Show all posts
Showing posts with label rangkaian. Show all posts

Monday, May 15, 2017

Panduan Service Monitor Trouble Shooting Rangkaian HORISONTAL

Panduan Service Monitor Trouble Shooting Rangkaian HORISONTAL




Kerusakan yang sering terjadi di rangkaian horisontal :

1. Transistor horisontal konslet / rusak : ini akan menyebabkan monitor mati. Di beberapa monitor kerusakan transistor horisontal akan menimbulkan bunyi tik..tik..tik..dst ketika monitor dinyalakan dan layar gelap alias mati dan lampu power akan berkedip, tapi kadang tidak ada bunyi sama sekali dan lampu power mati total atau kadang stanby.
Solusi : Ganti Transistor Horisontal.

Persamaan Type Transistor horisontal : C5149, C5148, BU2508, BU2527AX, dan semua type transistor horisontal di sebagian besar monitor hampir sama dan setype.

2. Flyback Rusak / mati : akan menyebabkan monitor mati total dengan ciri hampir sama dengan kerusakan transistor horisontal.
Solusi : ganti flyback dengan yang setype.

3. Flyback Bocor dan mengeluarkan desis serta loncatan bunga api ungu tapi monitor masih nyala.
Solusi : tambal kebocoran dengan menggunakan autosealer (dapat dibeli di bengkel sepeda motor).

4. Transistor Horisontal Size Rusak : akan menyebabkan lebar gambar tidak bisa diatur.
Solusi : Ganti transistor horisontal sizenya, biasanya TIP122, TIP31A, TIP41, dll

5. Dioda Horisontal Size rusak : ini juga akan menyebabkan lebar gambar tidak bisa di atur.
Solusi : ganti dengan dioda yg sejenis

6. ELCO B+ (B+ adalah tegangan kerja Tr Horisontal terutama pin kolektor) rusak / kering / melembung : ini akan menyebabkan tegangan B+ naik diatas normal dan bisa menyebabkan transistor horisontal konslet / rusak. Dan akibatnya monitor akan mati.
Solusi : Ganti dengan ELCO yang sejenis.

7. FET rusak : biasanya berseri IRF630, : ini akan menyebabkan monitor mati dan indikasinya seperti kerusakan transistor horisontal. FET ini rusak biasanya disebabkan oleh ELCO yg rusak.
Solusi : ganti dengan FET yg sejenis , IRF 630, IRF 740, FS12KM, dll

8. Dioda Output power suply untuk tegangan B+ rusak / short, ini juga menyebabkan monitor mati dengan ciri kerusakan hampir sama dengan kerusakan transistor horisontal.
Solusi : ganti dengan dioda yang sejenis.

Oya ,... kalau transistor horisontal sering putus / rusak, biasanya ada elco yang kering atau flybacknya rusak.

OK demikian kira2x penjelasan tentang seputar permasalahan rangkaian horisontal monitor.

Sumber: http://ekohasan.blogspot.com

Go to link Download

Read more »

Friday, February 3, 2017

Rangkaian Timer Transistor

Rangkaian Timer Transistor


Rangkaian Timer dengan Transistor

Transistor merupakan komponen elektronika berbahan semikonduktor yang dapat digunakan sebagai penguat (amplifier) ataupun sebagai saklar (switching). Nah pada tulisan kali ini transistor akan digunakan sebagai pewaktu (timer) dengan dikominasikan dengan kapasitor.

Berikut rangkaian transistor sebagai timer

transistor+timer

Komponen yang digunakan

- Transistor NPN dapat juga PNP (baiknya disusun Darlington)
- Kapasitor 2200 mikro Farad (semakin besar kapasitor semakin lama waktu delay yang dapat dibuat)
- Variabel resistor (semakin besar resistansi semakin lama waktu delay yang dapat kita atur)
- Resistor
- Beban (Dalam hal ni digunakan led)
- resistor
- saklar
- Baterry

Penjelasan rangkaian

Keika saklar dalam posisi NO (kapasitor terhubung singkat) ini artinya kapasitor melakukan pelepasan muatan yang ada di dalamnya, namun ketika saklar ditekan kapasitor melakukan pengisian samapi tegangan pada kapasitor mendekati tegangan suplly, setelah itu baru arus dapat mengalir ke basis transistor dan transistor dapat aktif dan lampu akan hidup, proses pengisian inilah yang dimanfaatkan untuk membuat waktu delay yang meunda lampu hidup untuk beberapa waktu.
Catatan: Untuk mengatur lama tidaknya waktu delay dilakukan dengan memperbesar atau memperkecil resistansi pada variabel resistor.

Gambar simulasi ketika lampu hidup

transistor+timer2

semoga bermanfaat.

Go to link Download

Read more »

Tuesday, December 13, 2016

Rangkaian Dasar Elektronika

Rangkaian Dasar Elektronika


Beberapa contoh skema rangkaian elektronika sederhana yang bisa dicoba tanpa guru, dan biayanya sangat murah







Part list for 12 Amp BDX33-based power supply:

  • 2 x 15 volt 6+ amps

  • 2 times two MR750 (MR7510) diodes (MR750 = 6 Ampere diode) or 2 times 3 1N5401 (1N5408) diodes.

  • F1 = 1 Amp

  • F2 = 15 amp

  • R1 2k2 1 Watt

  • R2 10k

  • R3 1k 0.5 watt

  • R4,R5,R6,R7 0.1 ohm 10 watt

  • R8 4.7

  • R9 6k8

  • C1 two times 4700uF/35v

  • C2 330uF/35v

  • C0,C3,C4,C6,C10 100nF

  • C7 330uF/25v

  • C8 47nF

  • C9 47uF/25v

  • D1 1N5401

  • D2 LED

  • D3, D4, D5 1N4001

  • IC1 78L15

  • relay 12 volt 2x5 amp switching

  • 3 darlington transistors: T0,T1,T2 = BDX-33 NPN TO-220 transistor

  • Zd 8 or 9 volt, 5 watt

  • P1 2k trimmer
If using a bridge rectifier (like in schematic 2) you do not need 2 x 15 volts 6 amps, but 1 x 15 volt 10+ Amps
Part list for 20 Amp BDX33-based power supply:

  • 2 x 15 volt 12+ amps

  • 2 times 3 MR750 (MR7510) diodes (MR750 = 6 Ampere diode) or 2 times 5 1N5401 (1N5408) diodes.

  • F1 = 2 Amp

  • F2 = 25 amp

  • R1 2k2 1 Watt

  • R2 10k

  • R3 1k 0.5 watt

  • R4,R5,R6,R7 0.1 ohm 10 watt

  • R8 4.7

  • R9 6k8

  • C1 22000uF/35v

  • C2 330uF/35v

  • C0,C3,C4,C6,C10 100nF

  • C7 330uF/25v

  • C8 47nF

  • C9 47uF/25v

  • D1 1N5401

  • D2 LED

  • D3, D4, D5 1N4001

  • IC1 7815

  • relay 12 volt 10 amp switching

  • Four darlington transistors: T0,T1,T2,T3 = BDX-33 NPN TO-220 transistor

  • Zd 8 or 9 volt, 5 watt

  • P1 2k trimmer

Go to link Download

Read more »