Showing posts with label pulau. Show all posts
Showing posts with label pulau. Show all posts

Sunday, May 28, 2017

Pulau Menakutkan di Dunia Yang Tak Layak Disinggahi

Pulau Menakutkan di Dunia Yang Tak Layak Disinggahi



Musim panas sudah berakhir, dan kini dunia siap menyambut musim gugur dan salju. Yang di Indonesia seringkali disebut dengan masa musim penghujan, lantas apa yang tertinggal di musim panas?
Identik dengan cuaca panas dan kondisi penuh semangat, sekelompok orang terkadang ingin berlibur ke sebuah pulau tropis yang hangat untuk bersenang-senang.

Tapi bagaimana jika kamu dan teman-temanmu terdampar di pulau yang menakutkan? Terdengar seperti film LOST? Ini bukanlah kelakar, karena memang ada pulau-pulau menakutkan di dunia yang bisa membuat liburan musim panasmu menjadi mimpi buruk.

Berani ke sana?

1. Ilha de Queimada Grande (Pulau Ular), Brazil
Seorang nelayan ditemukan tewas bersimbah darah di kapalnya karena serangan ular, dan sebuah keluarga dibunuh oleh serangan ular di malam hari. Tunggu, ini bukanlah deskripsi cerita film INDIANA JONES atau ANACONDA, namun ini yang terjadi di pulau Ilha de Queimada Grande ini.

Terdengar kurang mengerikan? Disebutkan populasi ular di pulau ini digambarkan bahwa setiap satu meter persegi diisi oleh hampir lima ekor ular. Ini adalah pulau yang menjadi surga ular di dunia.


2. Pulau Poveglia, Italia
Terletak di sebuah teluk di Venice, Italia, pulau ini seakan menggambarkan apa yang ada dalam film HOSTEL, SHUTTER ISLAND dan SUCKER PUNCH. Awalnya Poveglia adalah semacam lokasi ‘pembuangan’ bagi mereka yang terjangkit wabah penyakit. Ribuan orang dikarantina di lokasi ini dan mereka pun meninggal di pulau Poveglia.

Sekitar 160 ribu orang meninggal di Poveglia, dengan tulang-tulang mereka yang dikremasi. Seakan belum mengerikan, pada tahun 1922 dibangun rumah sakit mental dengan bunyi lonceng yang menyeramkan. Rumor menyebutkan dokter rumah sakit seringkali melakukan lobotomi untuk para pasien jiwa.


3. Pulau Ramree, Myanmar
 
 
Pada tahun 1945, sekitar 900 orang tentara Jepang menyerang pulau kecil di pantai Myanmar. Melintasi rawa-rawa, musuh para tentara yang sebenarnya justru ada di lokasi itu. Hasilnya? 500 orang tentara tewas diserang oleh sekelompok buaya air tawar.

Pulau Ramree diyakini bukan hanya rumah bagi nyamuk pembawa malaria atau kalajengking mematikan, namun juga predator paling mengerikan, buaya.


4. Pulau Izu, Jepang
 
 
Untuk bernafas kita butuh udara sehat yang mengandung oksigen, meskipun akhir-akhir ini udara perkotaan sudah mengandung polusi. Namun setidaknya udara itu tak mengandung unsur mematikan sulfur. Tapi yang ada di pulau Izu ini adalah sulfur di udara.

Kandungan sulfur di pulau Izu diakibatkan oleh tingginya aktivitas vulkanis di sana. Izu menjadi lokasi dengan tingkat sulfur tertinggi di dunia, anehnya masih ada minoritas manusia yang tinggal di sana. Ingin ikut?


5. Great Pacific Garbage Patch, Pasifik Utara
 
 
Jika pulau-pulau biasa terbentuk dari daratan, maka pulau yang terletak di Pasifik Utara ini dibuat dari tumpukan sampah. Dengan luas setara dengan Texas, pulau ini berisi sampah-sampah yang diakibatkan pola rotasi arus laut. Mungkin ketika terdampar di pulau ini kita akan jatuh ke air dan disambut oleh ikan hiu.


6. Pulau Fiji, Melanisea
 
 
Apa yang terlintas di pikiran saat melihat gambar pulau Fiji? Pulau indah untuk bulan madu? Salah, buang jauh-jauh pikiranmu. Fiji justru dikenal sebagai pulau dengan banyak insiden kematian misterius. Termasuk cerita anak-anak kanibal, pembunuhan anak-anak, penyiksaan anak-anak. Seseorang yang mendatangi pulau ini di tahun 1839 mengaku melihat mayat remaja laki-laki, perempuan, dan anak-anak dibawa ke Rewa sebagai tumbal untuk Tanoa. Bahkan mayat itu dimasak dan dimakan oleh populasi suku kanibal di sana, sudah jangan dilanjutkan, karena itu mengerikan.


7. Balls Pyramid, Australia
 
Balls Pyramid memiliki tinggi sekitar 1.800 kaki. Dihuni oleh serangga mengerikan yang disebut Drycocelus australis. Serangga yang juga sering disebut dengan Lord Howe ini berukuran 6 inchi dan tak bisa terbang. Meskipun tidak mematikan, namun bisa membuat menggigil.

Go to link Download

Read more »

Saturday, March 25, 2017

Pulau Kambang Kalsel

Pulau Kambang Kalsel


Hai, sobat di pos kali ini kali ini Syam ingin berbagi tentang beberapa cerita rakyat yang ada di tanah borneo, kali aja sobat-sobat ada yang pingin tahu tentang cerita yang berkembang di tanah borneo,,oke simak ajal ah...
Asal Mula Pulau Kambang |Kalimantan Selatan 

Dulu, di Muara Kuin berdiri sebuah kerajaan. Namaya adalah Kerajaan Kuin. Di kerajaan tersebuttinggallah seorang patih yang sangat sakti, berani, dan gagah perkasa, patih tersebut bernama Datu Pujung. Datu Pujung merupakan andalan dan benteng pertahanan terhadap orang-orang yang ingin berbuat jahat yang bermaksud menguasai atau memberontak terhadap Kerajaan Kuin. Suatu ketika, sebuah kapal Inggris yang bermuatan penumpang dan awak kapal dari Cina datang. Mereka bermaksud untuk menguasai Kerajaan Kuin. Tentu saja niat jahat mereka tidak semudah dengan kata-kata. Mereka harus berhadapan dulu dengan Datu Pujung. “ Tuan –tuan yang terhormat. Tentu saja tak semudah itu jika kalian ingin menguasai kami. Sudikah kiranya jika kalian mendengarkan persyaratan yang kami ajukan?” tanya Datu Pujung. “Apa persyaratannya?” “ Kalian harus dapat melewati ujian yang kuberika,” Jawab Datu Pujung. “ kalian kuminta untuk membelah kayu besar ini tanpa menggunakan alat atau senjata apa pun.” Persyaratan itu pun disanggupi oleh semua awak kapal Cina. Namun, ternyata tak semudah melakukannya. Setelah beberapa kali mencoba, awak kapal Cina itu kemudian gagal melakukan ujian yang diminta oleh Datu Pujung. Kemudian Datu Pujung memperlihatkan kesaktiannya, dengan mudah membelah kayu besar itu tanpa alat. Datu Pujung membuktikan pada orang-orang itu bahwa persyaratan yang diajukannya bukanlah sesuatu yang mustahil. Datu Pujung pun meminta kepada mereka untuk membatalkan niatnya. Namun mereka bersikeras untuk menetap dan menguasai Kerajaan Kuin. 
Karena tetap memaksakan kehendaknya, Datu Pujung pun menenggelamkan kapa beserta seluruh penumpang yang ada di dalamnya.
 Setelah sekian lama, bangkai kapal yang ada di permukaan air menghalangibatang kayu yang hanyut. Dari hari ke hari semakin bertumpuk. Kayu-kayu yang tersangkut semakin banyak dan kemudian tumbuh menjadi pepohonan. Lama- kelamaan tempat itu kemudian terlihat seperti sebuah pulau tengah sungai.
Konon, kisah tenggelamnya kapal itu menyear dari mulut ke mulut. Sehingga banyak orang, terutama orang-orang Cina yang datang untuk mengunjungi pulau itu sekedar untuk mengenang dan memberikan penghormatan.
Dahulu, setiap orang yang datang ke sana pasti membawa sejumlah untaian kambang (Bunga). Karena terjadi setiap waktu, maka tumpukan kambang itu pun semakin banyak. Karena selalu menarik perhatian bagi mereka yang melintas dan menjadi penanda, maka orang-orang menyebutnya Pulang Kambang.

Go to link Download

Read more »