Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Sunday, May 21, 2017

Puisi Motivasi Hidup

Puisi Motivasi Hidup


JALAN PANGGILAN
( oleh Alusius Kristomo, Juni 2016 )


saat di mana Tuhan memanggil
senang dan haru bercampur asa

membelenggu dalam derai air mata

membangkitkan semangat tuk berkarya


teriring langkah yang mantap

tak sabar menerima tugas baru

terkembang senyum di bibir

kobarkan jiwa untuk melayani


 

ku masuk dalam keheningan

ku renungkan misteri panggilan ini

ajaib tak terpikirkan akal

mempesona jiwa dahaga


terucap sebuah kata di bibir

sanggupkan aku di jalan ini

menantang badai yang datang menerpa

tetap rendah hati dalam kegembiraan


Inilah panggilan Mu Tuhan

suka dan sedih tetap harus dijalani

walau tak mengerti akhir misteri ini
panggilan Mu tetap berdengung selamanya








Go to link Download

Read more »

Saturday, May 13, 2017

Puisi Cinta dan Keheningan

Puisi Cinta dan Keheningan


Cinta keheningan beginilah kisahnya
Saat di mana kasih Tuhan dirasakan
Saat di mana panggilan tulus diperdengarkan
Saat di mana dekapan hangat membungkam tangisan

Keheningan itu seperti firdaus yang indah
Suatu tempat yang tercipta karena jalinan cinta dan harapan
Ketulusan dan penantian tanpa batas
Surga cinta bagi yang berdamai

Adakah semua itu dapat terasakan
Oleh manusia yang tersakiti
Saat sang peziarah melewati gurun pasir
Dihantam oleh terik panas yang menyengat pedas

Namun tak usah risau
Karena oase adalah penyejuk di perjalanan
Membangkitkan getar membara dalam darah
Siap menantang akan getir perih kehidupan

Siapakah yang  bertahan?
Merekalah yang empunya pengembara keheningan
Sang tersakiti yang mengerang dalam penantian
Dalam sujud dan sembah terucap seberkas doa
Energi yang terdorong dari rasa cinta.




Go to link Download

Read more »

Thursday, May 11, 2017

PUISI Dan Biarkan Aku Jauh

PUISI Dan Biarkan Aku Jauh


Dan…
Biarkan matamu sinis memandangku

Dan…
Biarkan mulutmu leluasa meludahiku

Dan…
Biarkan tanganmu keras menamparku

Dan…
Biarkan kakimu menginjak dan menendangku

Dan…
Biarkan aku jauh
‘tuk kekalkan singgasanamu


Kini…
Leluasalah untuk tertawa…
Tapi…..
Suatu saat, kau ‘kan tutup usia
Dan….
Tuhan menyodorkan rapor-Nya

Bumi Gresik, 14 Oktober 2011

Rifaus El-Husna As-Syahrukhany

Go to link Download

Read more »

Monday, March 27, 2017

PUISI Terima Kasih Bunda

PUISI Terima Kasih Bunda


Bunda…
Ku menjajar kata ini, untukmu…
Ku pilihkan kata agar bermakna,
ya…hanya untukmu, istri juga ibu bagi anak kita

Bunda…
Tiga Januari dua ribu tujuh lalu
Ku pinang kau dengan senyuman
Berbulan-bulan kita lalui, bersama….
Terkadang suka, tapi terselip juga duka

Bunda…
Sembilan bulan mengandung beban
Tak jarang perih mendera yang tak akan mampu ku rasakan
Tujuh belas Januari dua ribu delapan silam
Menguras keringat, air mata dan taruhan nyawa
Antara kematian dan lanjutnya kehidupan.
Ku hanya mampu menunggu pasrah dengan penuh kecemasan

Bunda…
Keringat, air mata dan nyawa itu terbayarkan
Dengan tangisan amanat Tuhan
Si kecil… cantik, lucu dan mungil
Lalu ku gendongnya
Dan ku bisikan adzan dan iqomah

Bunda…
Ini buah hati kita
Si kecil… cantik, lucu dan mungil itu
Ku titip, Bunda…
Rawatlah dengan Bismillah
Layani dengan ASI
Kelak…
Ajari aba, ta, tsa…
Kalau perlu Al Fatihah
Ajari A, B, C, D…
Ajari pula satu, dua, tiga…
Kalau perlu one, two, three…
Juga kenalkan dengan Tuhannya

Oh ya, Bunda…
Aku hampir lupa “Terima kasih”, ya?
Aku tak ‘kan mungkin berpaling

Bumi Gresik, 03 Januari 2009

Rifaus El-Husna As-Shahrukhany

Go to link Download

Read more »

Tuesday, March 21, 2017

Puisi Kehidupan Terbaru

Puisi Kehidupan Terbaru


Alhamdulillah Karena kita masih di berikan kehidupan dan kesehatan oleh allah SWT Rohani dan jasmani. Kehidupan di dunia ini kita harus senantiasa bersyukur karena kita di berikan tuhan diberikan untuk selalu bersyukur apa yang telah kita raih. Nah sekarang saya berbagi puisi kehidupan buat anda yang sedang mencari tugas atau untuk mengkoleksi puisi dan sebagainya. 


Berikut Puisi Kehidupan Terbaru

Gelisah

Gelap malam penuh kesunyian
Lamunan jauh menerawang ke angkasa
Membuka Pintu-pintu mimpi
Menyibakan Tirai-tirai kegalauan jiwa

Bias keremangan memudarkan kasih
Memutar hati menguak arti ilusi
Memedarkan beribu Warna cahaya
Membayang menjauh dari arah cita

Katak merengek ikut meresah
Menggugah hati kala gelisah
Air hujan menetes berduka
Membasah bumi ikut bersedih

Gema kegundahan kian bertalu
Gemercik air melantun irama nan merdu
menghembus angin membelai lembut
Gemersik suara daunn menghibur
Membangkit menggugah kalbu

Meliuk menari rumput nan ayu
melambai berlahan seolah mengajak
Melepas duka menjemput cinta
Merayu bernyanyi kerinduan
Menyonsong esok akan kebahagiaan.  

Perjalanan

Wanita malam jadi kenangan
Dalam suatu perjalanan
Bola matanya indah menggoda
Memberi rayuan tentang kemesraan

Sungguh mudah kau tawarkan
Ternyata cukup uang recehan
Cuma sekedar untuk membeli jajanan

Pernah Sesekali aku menanyakan
Mengapa tak kau tinggalkan hal sedemikian
Sebab itu kesia-siaan

Tak salah memang kau katakan
Kalau itu saling menguntungkan
Tetapi ada pihak yang di rugikan
Ibu mu yang melahirkan

Bingkai Kehidupan

Masa demi masa berlalu sudah
Kemana jalan kaki melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya memotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Ramadhan sebentar khan tiba
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kekilafan
Mari kita membuat dengan gembira
dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi di isi khalik
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita kedalam surga-nya
Amin.....

Harta Dan Cinta

Jangan kau melihat wajah karena bisa menipu
Jangan pula kau melihat harta Karna bisa hilang
Datanglah kepada orang yang bisa
Membuat mu tersenyum
Membuat mu selalu tertawa
Dan membuat mu merasa dia akan selalu di sampingmu
Melindungi mu dan menyayangi mu

Jangan ku Sia-siakan hidup untuk hari ini
Hidup ini terlampau singkat
Bila di lewatkan bersama pilihan yang salah

Kebahagiaan

Senyumlah...
Andainya senyumu itu..
Bisa menopengi kedukaan,
Karena mu akan lebih derita
Melihatkan wajahmu yang sengsara.

Ketawalah...
Andainya tawa itu,
Mampu mengusir kecewa..!
Karena Titisan luka pasti mengalir
Tampa hati yang mengepam gembira.

Carilah bahagia...
Biarpun sampai kehujung nyawa,
Karena itulah pengobat segala nestapa.

Andainya jasatmu kian longlai..!
Bertonglatkanlah dengan ucapan,..
Tasbih Ilahi dengan penuh harapan,
Karena nyawa mu takkan berkekalan.

Renungan Malam

Malam ini begitu menerawang
Bagaikan gelap tak kunjung terang
Mana kala hati sedang gundah gulana
Menuntun suatu Isyarat untuk memenuhi
Yang di lalui untuk di ketahui.

Mulailah untuk menjadi akhir
Akhirilah untuk memulai yang baru
Dengan tujuan yang pasti
Akan sebuah gapaian yang indah
Naluri yang kita inginkan
Untuk sebuah ilusi
Yang terjadi kelak dalam kelam.

Malam berganti pagi
Memulai dengan lembaran baru
Untuk tujuan yang pasti
Namun terj
adi hal yang telah menghalang
Dengan tujuan pasti
Halangan tak terhiraukan
Dengan jauh melangkah Ku trobosnya
Untuk menuntaskan dunia depan yang jauh.
Puisi : (Boedhoet Keyboard)

Pelabuhan Hidup

Gelap malam yang akan tiba dengan sendirinya
Raga dan ruh mu kan lepas sejenak melayang menjadi mimpi
Kibasan angin gelap merasuk menusuk setiap rongga kehidupan
Perlahan namun sengit menjamahi apa yang ada
Terlupa sudah memory palsu itu
Hanya terlewat takkan abadi
Jiwa murka selalu di tengahi suka
Perangai buruk akan terbentuk.

Kelam berubah
Muram kalah
Suram tak terjemah
Tanda mulai mengatasi
Imaji jadi pasti.

Teori akan menjadi kondisi Sesungguhnya
Terpikir dan terukir di pelipis mata
Hilang sekejab namun akan kembali mengenda.
Puisi : (Dhena Maysar Aslam)

Panorama Kehidupan

Angin bertiup kearah sang penghidupan
Menikmati panorama di pagi hari
Merasakan sejuknya alam yang damai

Para burung mulai keluar dari sarangnya
Berterbangan dan mulai mencari apa yang harus di cari

Awan hitam yang menyelimuti
Kini berubah menjadi awan biru keindahan
Dan menjadi langit yang menabjubkan

Lukisan-lukisan yang menghiasi langit di pagi hari
Menambah kedamaian hati
Dan membuat mata menjadi kagum

Itulah Tuhan
Sang pencipta Abadi
Yang menciptakan segala rupa
Dan menikmati hasil Karyanya tentang
Indahnya panorama kehidupan.
Puisi : (Siti Halimah)

Aku Bisa Memahami Tak Bisa Mengerti

Aku...
Aku berdiri bersandar di tembok ini
Memahami setiap isi bait yang ku temui
Ternyata tak bisa ku mengerti
Hanya bisa melihat dan membacanya.

Aku...
Aku memang jalang dan tak berharga diri
Yang selalu mengusik diri dengan api
Menimba api dengan sayatan mimpi
Aku tercoreng kelembah ini.

Aku..
Aku terlihat menjadi inti diri
Menjadi rapi di hari yang sunyi
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari
Karena api ku padam di tiup sunyi.
Puisi : (Dicky Risman Herlana)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Puisi Kehidupan Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-kehidupan-terbaru.html

Go to link Download

Read more »

Thursday, February 9, 2017

Puisi Pelangi Kehidupan

Puisi Pelangi Kehidupan


Dalam keheningan ku baru tersadar
Tidak kah hidup ini begitu indah ketika belaian-belaian lembuh sayap merpati menerpa wajah kita
Ketika berkat air suci memercik di seluruh badan kita
Kurasakan semuanya indah
Namun kerap kali kita terjerembab jatuh dalam lembah
Dan saat menengadah ke puncak gunung
Di rasakan diri kita terlalu kecil tuk menggapai puncak
Namun itu bukan kesia-siaan.

Itu adalah pelangi hidup
Bias yang memancarkan warna keharmonisan
Yang membawa kita tuk menyadari indahnya warna kehidupan
Walaupun kita kerap kali tidak mengerti dari warna-warna tersebut
Tapi warna itu nyata di depan mata kita

Walaupun kita menutup mata tuk tidak melihat
Namun warna itu tidak lalu pergi
Dan saat mata terbuka kita akan tetap melihat warna yang sama
Warna itu bukan untuk ditinggalkan
Warna itu untuk diselami dan disadari
Kerap kali warna itu tidak kita sukai
Kita benci akan kehadiran warna itu
Namun nyatanya warna itu hadir dalam hidup kita
Kita mau membuang
Bagaimana caranya?
Semuanya sudah menjadi takdir dari perjalanan hidup kita

Tapi tidak usah khawatir
Tidak kah kita pernah mendengar tentang sesuatu yang ultimate?
Yang tidak pernah tergerus oleh kefanaan
Sesuatu yang siap untuk membantu kita
Menghadapi gelombang, badai, topan dan bencana sekalipun
Kita seharusnya tidak gentar
Dialah pelangi kasih itu yang siap memberi warna baru dari warna-warna yang tidak kita sukai

Pernahkah kita percaya pada sesuatu yang ultimate tersebut?
Ataukah kita tetap percaya pada kekuatan diri sendiri yang mampu merubah segalanya?
Marilah kita mulai dengan menyusun kembali serpihan-serpihan iman yang pernah tercecer
Mari kita mulai dengan membuat langkah
Sebuah proses baru
Tidak harus proses ini langsung merubah segalanya
Namun percayalah proses itu akan mendatangi kita dengan sebuah hasil yang mengejutkan
Itulah yang kemudian kita katakan sebuah mukjizat hidup
Ingat kita harus tetap menggunakan perubahan itu dalam kacamata iman
Tanpa kacamata iman kita tetap akan melihat perubahan itu sebagai kesia-siaan saja.

Open your mind and keep grow your spirit
Let’s do the best in your life.



Go to link Download

Read more »

Wednesday, October 12, 2016

PUISI Bukan Berarti Aku Adalah Kamu

PUISI Bukan Berarti Aku Adalah Kamu


Aku adalah debu
yang mudah tersapu angin

Aku adalah angin
Namun tak mampu memberi kesejukan

Aku adalah air
Namun tak mampu melepas dahaga

Aku adalah makanan
Namun tak mampu mengenyangkan

Aku adalah mawar
Namun tak mampu menebar keharuman

Aku adalah mentari
Namun tak mampu menerangi

Aku adalah api
Namun tak mampu memberi kehangatan

Dan...
Bukan berarti aku adalah kamu


Bumi Gresik, 13/10/2011

Rifaus El-Husna As-Shahrukhany

Go to link Download

Read more »

Monday, October 10, 2016

Puisi Patah Hati Terbaru

Puisi Patah Hati Terbaru


Di setiap manusia, Kan pernah mengalami halnya rasa jatuh cinta, Bahkan juga pernah juga menalami rasa patah hati. Bahkan Banyak yang  mengatakan..! Lebih baik sakit Gigi dari pada patah hati karena cinta. Nah sekarang silahkan anda buktikan bahwa sakit hati memang lebih sakit dari pada sakit Gigi. lansung saja buat anda tentunya Puisi patah hati sebagai berikut.

  Puisi Patah Hati Terbaru


Sembilu Menusuk kalbu : Puisi Oleh Arif Ilham

Aku yang di sini terdiam kaku..
Tersentak tampa kata..!
Seakan dunia gelap oleh kabut malam....
Cahaya matahari pun hilang di telannya,
Aku mencintai bukan membenci,.. Namun...!

Ketika ku coba tuk memahami arti cinta yang sebenarnya...
Kenapa hanya lirih luka yang ku dapat..?
Ku coba tuk merajut kembali kapas putih...
Dan ketika rajutan itu akan utuh,,. Kau hancurkan dengan sebuah bambu yang teramat tajam.
Kau Mencabik-cabik seolah tak punya perasaan.

Aku hanya bisa membisu melihatnya..,
Seakan pasrah dengan semua yang kulihat..!
Mungkin ini karena ku mencintai..
Tapi bukan aku yang dicintai...!

Semoga kau berbahagia diatas luka ku ini...
Semoga kau tenang dengan penderitaan hati ku ini..
Sesungguhnya tuhan itu maha melihat,
Mendengar dan merasakan apa yang sedang kurasa ...
Tapi ku yakin tuhan mendengar Doa ku.

Pesona Bunga Yang Sirna : Puisi dari Erik Hidayat

Tangisan dari harapan,..
Goresan dari ingatan,
Kini menjelma kembali dalam lubuk hati..
Ketika pertama kali aku mengagumi....!
Kepolosan dan ke murnian dari setangkai bunga yang wangi.

Dua musim ku lalui bersamanya dalam ikatan janji,..
Saling menyayangi,.. Siang dan malam ku nikmati,
Seiring dengan warna pelangi....
Wanginya yang khas sentiasa menghiasi,
Dan Hari-hari ku jauh lebih berarti....
Betapa bahagianya hati ini.

Namun seiring dengan waktu yang berlalu...
Rasa sayangku kepada bunga itu berlahan hingga memudar..!
Segala corak dan warna yang dahulu sempat ku kagumi pun seketika sirna,..
Karena dia telah mengkianati janji..
Dan kesetiaan selama ini ku kemas rapih dalam hati..
Sungguh aku tak mengerti,,. Betapa mudahnya dia melepas diri,
Setelah sekian lama aku merawat dan menjaganya sepenuh hati.

Aku tak mampu menahan pedihnya luka ini..!
Hingga akhirnya aku pasrahkan diri dan berjanji,
Tuk meninggalkanya, Rasa tak mungkin..
Dan tak mungkin aku menghirup kembali,
Aroma bunga yang telah tak wangi lagi.....!
Tak mungkin aku bisa menjamah lagi,
Tangkai bunga yang telah di penuhi duri.

Mungkin di suatu saat nanti dia kan mengerti..
Menyesali atas durinya yang telah menyakiti..!
Dan itu pun jika dia masih miliki hti nurani,.
Andai saja Nanti...
Aku menemukan kembali bunga yang wangi...
Ku berharap corak dan warnanya jauh lebih berarti..
Wangi yang selalu abadi di dalam hati.

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel kumpulan puisi sedih ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-patah-hati-terbaru.html

Go to link Download

Read more »

Friday, October 7, 2016

PUISI Tuan Bolehkah Aku Singgah Sejenak

PUISI Tuan Bolehkah Aku Singgah Sejenak


Tuan…
Singgasanamu kian megah
Beratapkan duka
Berlantaikan luka
Dan..
Bertembokkan derita

Tuan…
Singgasanamu kian indah
Ditopang cinta
Disangga asmara
Tapi dibalut dengan air mata

Tuan…
Bolehkah aku singgah?
Sejenak saja?
Sekedar melepas lelah dan sengsara?

Bumi Gresik, 14 Oktober 2011

Rifaus El-Husna As-Shahrukhany

Go to link Download

Read more »