Showing posts with label fungsinya. Show all posts
Showing posts with label fungsinya. Show all posts
Sunday, June 4, 2017
Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya
Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya
Untuk anda yang lagi duduk di bangku sekolah baik yang di SD, SMP, SLTA dan ditugaskan oleh gurunya untuk mencari artikel mengenai Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya, tepat sekali anda bertemu dengan blog Blogger Bondowoso yang menyajikan artikel tentang fungsi-fungsi hardware / perangkat keras komputer. Silahkan anda copy habis gambar perangkat keras komputer atau hardware computer dan juga macam-macam atau jenis-jenis dan fungsi dari perangkat keras (hardware) komputer yang akan dibahas pada postingan sekarang ini. Saya akan jelaskan hanya garis besarnya saja (tidak secara detail) mengenai gambar dan fungsi-fungsi dari perangkat keras komputer tersebut.
Fungsi Perangkat Keras (Hardware) Komputer :
1. Monitor
Monitor ini mempunyai fungsi sebagai alat output yaitu tempat untuk mengeluarkan hasil proses yang dilakukan oleh komputer berupa informasi yang dibutuhkan oleh pemakai komputer.

2. CPU (Central Processing Unit)
CPU berfungsi sebagai pengendali proses kinerja computer dengan kata lain yaitu sebagai tempat mengatur semua instruksi program pada komputer dan sebagai pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.

3. Printer
Printer berfungsi untuk untuk mencetak data seperti tulisan, gambar/foto pada kertas.

4. Scanner
Scanner ini seperti mesin fotocopy dan berfungsi untuk mengkopy data objek dan dipindahkan kedalam memory komputer dan hasilnya dapat dilihat pada monitor komputer.

5. Mouse
Mouse berfungsi untuk menunjuk posisi kursor / pointer pada layar komputer secara cepat.

6. Keyboard
Keyboard berfungsi untuk mengetik / memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta melakukan perintah-perintah untuk menyimpan file dan membuka file.

7. Speaker
Speaker berfungsi untuk merubah gelombang listrik dari perangkat audio menjadi gelombang suara atau getaran.

8. Modem
Modem berfungsi alat komunikasi dua arah dan saat ini lebih digunakan untuk menghubungkan komputer ke jaringan internet.

9. Stabilizer
Fungsi stabilizer untuk menstabilisikan tegangan listrik apabila voltase listrik turun.

10. Harddisk
Fungsi harddisk untuk menyimpan data komputer dan penyimpanan Operation System (OS) serta sebagai alat booting komputer.

11. RAM / Modul Memori
Fungsi RAM / Memori adalah sebgai perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara sehingga membuat akses data yang sama lebih cepat.

12. Power Supply
Power Supply berfungsi sebagai penghantar arus listrik, kontrol voltase pada perangkat keras komputer.

13. Kabel Data
Kabel data berfungsi untuk mengirim data atau menerima data komputer.

14. Kabel VGA
Fungsi kabel VGA untuk menampilkan out put / hasil pengolahan data komputer dan selanjutnya bisa bisa dilihat di layar monitor.

15. Fan / Kipas
Fungsi fan adalah sebagai pendingin perangkat komputer, seperti processor, harddisk

16. LAN Card
Fungsi LAN Card untuk menghubungkan antara komputer satu dengan yang lainnya dalam jaringan LAN

17. Motherboard
Fungsi Motherboard / Mobo sebagai wadah / papan sirkuit utama tempat macam-macam komponen elektronik yang saling terhubung yang memiliki chip bios, jalur-jalur dan juga konektor sebagai penghubung dari masing-masing perangkat yang terpasang.

18. Processor
Fungsi processor untuk merespon dan mengolah segala intruksi yang menghidupkan komputer.

19. Headsets
Fungsi headsets untuk mendengarkan suara dan berbicara dengan perangkat komunikasi atau komputer.

20. Microphone
Fungsi microphone adalah menangkap gelombang suara dan mengubahnya menjadi arus listrik.

21. CD-Room
Fungsi Cd-Room sebagai tempat untuk proses burning, copy CD dan install software menggunakan CD/DVD.

22. CD / DVD
Fungsi CD/DVD untuk menyimpan data

23. Flashdisk
Fungsi Flashdisk untuk menyimpan data-data

24. Webcam
Fungsi Webcam sebagai alat bantu pada komputer misalnya untuk melihat gambar orang yang diajak chatting.

25. Joystick
Fungsi joystick sebagai alat bantu untuk memainkan permainan / game.

26. Video Adaptor atau GPU
Fungsi Video Adaptor sebagai penghubung peralatan proses data dengan peralatan output berupa layar monitor dan juga dapat memaksimalkan fungsi layar sehingga dapat menampilkan grafis dalam resolusi dan kualitas warna yang terbaik dan juga dapat mempercepat kinerja software Operation System.

27. Sound Card
Fungsi Sound Card sebagai penghubung output audio ke speaker, penghubung input suara ke komputer melalui mikrofon.

28. UPS
Fungsi UPS untuk menyimpan/menyediakan arus listrik tambahan

29. Barcode
Fungsi Barcode untuk membaca kode yang berbentuk kotak atau garis lalu diterjemahkan dalam bentuk angka-angka, biasanya terdapat pada kasir supermarket.

Demikianlah artikel tentang Jenis-jenis Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya, semoga ulasan ini dapat bermanfaat.
Go to link Download
Saturday, March 18, 2017
Pengertian perangkat keras komputer dan fungsinya
Pengertian perangkat keras komputer dan fungsinya
Menurut wikipedia perangkat keras komputer atau hardware adalah perangkat pada komputer yang berbentuk fisik (dapat disentuh). Perangkat komputer sendiri dibedakan menjadi dua yaitu perangkat keras dan perangkat lunak istilah asingnya yaitu Hardware (perangkat keras) dan Software (Perangkat lunak). Harware sendiri berfungsi dengan baik dikarenakan adanya software sebagai sistem yang menjalankanya.
Agar proses pembelajaran mengenai komputer lebih terarah adapun pengelompokan harware agar lebih mudah sesuai dengan fungsinya pada komputer. Berikut ini pengelompokan perangkat keras komputer agar lebih mudah dipahami:
1. Input Device : Perangkat input / masukan
2. Process Device : Perangkat yang menjalankan proses sistem komputer
3. Output Device : Perangkat output / keluaran, menghubungkan sistem keluar
4. Storage Device : Perangkat untuk menyimpan
Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap masing-masing pengelompokan tersebut:
INPUT DEVICE
Input device merupakan perangkat komputer yang memiliki fungsi sebagai input atau masukan, baik itu perintah maupun koneksi kedalam sistem komputer. Ada beberapa perangkat yang masuk kategori input device, diantaranya adalah:

- Keyboard : berfungsi untuk mengetik huruf an angka serta perintah pada komputer
- Mouse : berfungsi untuk menjalankan perintah klik kiri dan klik kanan, menggerakkan pointer, serta menjalankan perintah dengan klik
- Touchpad : Touchpad berfungsi layaknya mouse, touchpad ini biasanya sebagai pengganti mouse dan biasa di jumpai pada laptop.
PROCESS DEVICE
Perangkat ini merupakan perangkat yang berhubungan dengan fungsi pemrosesan dalam komputer itu sendiri.

- CPU / Processor : merupakan singkatan dari central processing unit atau yang juga dikenal dengan istilah processor adalah bagian terpenting yang menjalankan sistem komputer. Bisa di ibaratkan sebagai otak pada komputer.
- Memori / RAM (random access Memory) : Memori merupakan perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara. Sehingga membuat pengaksesan data yang sama lebih cepat. Maka dari itu RAM besar berpegaruh pada kecepatan komputer.
- Motherboard : Merupakan perangkat yang menghubungkan perangkat keras komputer antara satu dan yang lain.
- VGA Card (Video Graphic Array) : Biasa juga disebut kartu grafis yang berfugsi untuk memberikan tampilan berkualitas pada layar komputer. Biasanya setiap mainbord sudah memiliki VGA bawaan, namun untuk kualitas beresolusi tinggi yang jernih VGA Card sangat diperlukan.
- Power Supply: berfungsi untuk menghantarkan aruslistrik sebagai pengontrol besarnya voltasi yang masuk ke komputer.
- Casing Unit: Merupakan tempat dimana semua perangkat disatukan.
Go to link Download
Saturday, October 29, 2016
Referensi Alat Ukur Elektronika Beserta fungsinya
Referensi Alat Ukur Elektronika Beserta fungsinya
Dalam disiplin ilmu elektronika ada berbagai macam besaran dan satuan yang digunakan. Hal tersebut dapat diukur menggunakan Macam-macam alat ukur elektronika. Berikut adalah macam - macam alat ukur elektronika:
1. Untuk Mengukur Tegangan Listrik ( Volt Meter )
Voltmeter adalah alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Lempengan luar berperan sebagai anode sedangkan yang di tengah sebagai katode. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter).

2. Untuk Mengukur Arus Listrik ( Ampere Meter )
Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik yang ada dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik atau dipasang seri. Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian.

3. Untuk Mengukur Hambatan Listrik ( Ohm Meter )
Ohm-meter adalah alat pengukur hambatan listrik, yaitu daya untuk menahan mengalirnya arus listrik dalam suatu konduktor. Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. Alat ohm-meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik (R), yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm.
Desain asli dari ohmmeter menyediakan baterai kecil untuk menahan arus listrik. Ini menggunakan galvanometer untuk mengukur arus listrik melalui hambatan. Skala dari galvanometer ditandai pada ohm, karena voltase tetap dari baterai memastikan bahwa hambatan menurun, arus yang melalui meter akan meningkat. Ohmmeter dari sirkui itu sendiri, oleh karena itu mereka tidak dapat digunakan tanpa sirkuit yang terakit.
Tipe yang lebih akurat dari ohmmeter memiliki sirkuit elektronik yang melewati arus constant (I) melalui hambatan, dan sirkuti lainnya yang mengukur voltase (V) melalui hambatan. Menurut persamaan berikut, yang berasal dari hukum Ohm, nilai dari hambatan (R) dapat ditulis dengan:
R = V / I
V menyatakan potensial listrik (voltase/tegangan) dan I menyatakan besarnya arus listrik yang mengalir.
Untuk pengukuran tingkat tinggi tipe meteran yang ada di atas sangat tidak memadai. Ini karena pembacaan meteran adalah jumlah dari hambatan pengukuran timah, hambatan kontak dan hambatannya diukur. Untuk mengurangi efek ini, ohmmeter yang teliti untuk mengukur voltase melalui resistor. Dengan tipe dari meteran ini, setiap arus voltase turun dikarenakan hambatan dari gulungan pertama dari timah dan hubungan hambatan mereka diabaikan oleh meteran. Teknik pengukuran empat terminal ini dinamakan pengukuran Kelvin, setelah metode William Thomson, yang menemukan Jembatan Kelvin pada tahun 1861 untuk mengukur hambatan yang sangat rendah. Metode empat terminal ini dapat juga digunakan untuk melakukan pengukuran akurat dari hambatan tingkat rendah.

4. Untuk Mengukur Tegangan, Arus, dan Hambatan Listrik ( Multimater )
Multimeter atau multitester adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt-Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amperemeter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.

Sebuah multimeter merupakan perangkat genggam yang berguna untuk menemukan kesalahan dan pekerjaan lapangan, maupun perangkat yang dapat mengukur dengan derajat ketepatan yang sangat tinggi.

5. Untuk Mengukur Gelombang Listrik ( Osciloscope )
Osiloskop adalah alat ukur elektronika yang berfungsi memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat dan dipelajari. Osiloskop dilengkapi dengan tabung sinar katode. Peranti pemancar elektron memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. Sorotan elektron membekas pada layar. Suatu rangkaian khusus dalam osiloskop menyebabkan sorotan bergerak berulang-ulang dari kiri ke kanan. Pengulangan ini menyebabkan bentuk sinyal kontinyu sehingga dapat dipelajari.

Osiloskop biasanya digunakan untuk mengamati bentuk gelombang yang tepat dari sinyal listrik. Selain amplitudo sinyal, osiloskop dapat menunjukkan distorsi, waktu antara dua peristiwa (seperti lebar pulsa, periode, atau waktu naik) dan waktu relatif dari dua sinyal terkait.
Semua alat ukur elektronik bekerja berdasarkan sampel data, semakin tinggi sampel data, semakin akurat peralatan elektronik tersebut. Osiloskop, pada umumnya juga mempunyai sampel data yang sangat tinggi, oleh karena itu osiloskop merupakan alat ukur elektronik yang mahal. Jika sebuah osiloskop mempunyai sampel rate 10 Ks/s (10 kilo sample/second = 10.000 data per detik), maka alat ini akan melakukan pembacaan sebanyak 10.000 kali dalam sedetik. Jika yang diukur adalah sebuah gelombang dengan frekuensi 2500Hz, maka setiap sampel akan memuat data 1/4 dari sebuah gelombang penuh yang kemudian akan ditampilkan dalam layar dengan grafik skala XY.6. Generator fungsi
Generator fungsi adalah alat ukur yang digunakan sebagai sumber pemicu yang diperlukan, merupakan bagian dari peralatan (software) uji coba elektronik yang digunakan untuk menciptakan gelombang listrik. Gelombang ini bisa berulang-ulang atau satu kali.
![]() |
| Generator fungsi |
Tipe lain dari generator fungsi adalah sub-sistem yang menyediakan output sebanding terhadap beberapa input. Contohnya, output berbentuk kesebandingan dengan akar kuadrat dari input. Alat seperti itu digunakan dalam sistem pengendali umpan dan komputer analog. -
7. Frekuensimeter
Frekuensi listrik adalah menyatakan berapa kali terjadi perubahan polariteit dari sumber arus bolak-balik. Herzt adalah satuan frekuensi listrik. Istilah Herzt adalah menyatakan besarnya perubahan polarisasi setiap detik. Frekuensi-meter adalah Alat untuk mengukur besarnya frekuensi listrik. Alat ini hanya satu buah untuk satu generator dan dipasang pada papan pembagi utama (Main Switch Board).
8. Wattmeter
Daya adalah menyatakan berapa cepat suatu usaha dilakukan dan dapat berupa
kerja mekanik atau energi listrik atau energi kalor. Watt adalah satuan daya. Istilah Watt adalah menyatakan besarnya energi yg dikeluarkan setiap detik. Besarnya daya listrik (Watt) dapat diperoleh dari hasil kali antara Ampere dan Volt. Alat untuk mengukur besarnya daya listrik ialah Watt-meter, tapi lebih sering digunakan yang lebih besar yaitu kW-meter (kilo Watt meter).
Go to link Download
Tuesday, September 27, 2016
PENGERTIAN PRINTER JENIS DAN FUNGSINYA
PENGERTIAN PRINTER JENIS DAN FUNGSINYA
Dokter Printer - Pada dasarnya semua orang mengetahui bagaimana bentuk printer, namun banyak orang yang belum benar-benar paham apa itu Fungsi dari sebuah Printer. Dalam kamus Bahasa Indonesia Printer diartikan sebagai PENCETAK. Dimana printer ini merupakan hardware yang di hubungkan ke perangkat komputer atau pun Laptop untuk mencetak sebuah FILE, baik itu berupa TULISAN, PHOTO atau GAMBAR. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kini printer bisa kita temukan dengan berbagai merk dan jenisnya.
Setelah memahami apa itu printer sahabat Dokter Printer juga perlu mengetahui tentang jenis serta fungsi dari printer. Berikut ini jenis-jenis printer beserta fungsinya :

Setelah memahami apa itu printer sahabat Dokter Printer juga perlu mengetahui tentang jenis serta fungsi dari printer. Berikut ini jenis-jenis printer beserta fungsinya :

- PRINTER INKJET, Adalah merupakan jenis printer yang paling umum ditemui dan dipakai oleh khalayak umum. Printer jenis ini cara kerjanya menyemprotkan tinta keatas kertas untuk membentuk Tulisan atau Gambar, proses tersebut terjadi akibat adanya sebuah plat Magnet yang mengalirkan tinta keatas kertas sesuai dengan pola yang diperintahkan oleh komputer. Kualitas hasil pencetakan printer inkjet hampir sama dengan printer Laser jet. Kualitas Standart printer inkjet yaitu 300dpi.
- PRINTER LASER JET, Printer jenis ini cara kerjanya yaitu laser disinarkan ke sebuah drum untuk membentuk pola Tulisan atau Gambar yang nantinya akan dicetak keatas kertas. Sehingga Drum tersebut berputar melalui toner sehingga akan terkombinasi antara tekanan panas dan proses pencetakan akan terjadi.
- PRINTER LED/LCD, Merupakan jenis printer yang hampir sama dengan printer Laser, namun untuk printer ini prosesnya menggunakan Light - Emiting - Dioda. Printer jenis ini mampu menghasilkan cetakan dengan kualitas lebih baik.
- PRINTER DOT MATRIX, ini adalah jenis printer yang menggunakan pita dan set pin yang tertata rapi untuk mencetak huruf serta karakter lainnya. Printer ini mempunyai cara kerja yang hampir sama dengan mesin TIK konvensional. Kemudian printer ini memilliki kecepatan cetak 50 hingga 500 karakter per detiknya. Jumlah Pin yang digunakan juga bervariasi antara 9 pin sampai 24 pin/jarum.
- PRINTER SOLID INK, Merupakan jenis printer yang menggunakan jenis tinta namun sudah dililinkan.Cara kerja printer ini yaitu melelehkan tinta kemudian ditampung dalam sebuah tempat selanjutnya dipindahkan kesejenis Drum dan akan mendinginkan tinta tersebut sebelum melakukan pencetakan kemedia kertas.
- PRINTER DYE SUBLIMATION, Merupakan printer yang banyak digunakan dalam senis Grafis, sebagai pencetak benda keras seperti : MUG atau Souvenir keras lainnya.
- PRINTER PORTEBEL, adalah jenis printer yang memiliki resolusi cetak yang cocok untuk mencetak teks biasa.
- PRINTER PLOTTER, Merupakan jenis printer yang sangat akurat dalam proses pencetakannya. Printer ini memiliki ukuran fisik besar dan biasanya untuk mencetak gambar-gambar para Arsitek atau Insinyur.
- PRINTER PHOTO DIGITAL, Merupakan jenis printer yang biasa digunakan oleh seorang Photografer untuk mencetak Photo dengan kualitas Tinggi.
- PRINTER ID CARD, merupakan jenis printer yang digunakan untuk mencetak ID CARD.
- PRINTER POS (Point of Sale), Printer jenis ini banyak kita temukan di toko-toko atau swalayan, untuk mencetak data transaksi, dan printer ini terhubung langsung dengan laci penyimpan uang otomatis.
Go to link Download
Labels:
dan,
fungsinya,
jenis,
pengertian,
printer
Friday, September 23, 2016
Pengertian Rooting Dan Fungsinya
Pengertian Rooting Dan Fungsinya
Pengertian Rooting Dan Fungsinya - Mungkin Anda pengguna android sudah sering mendengar istilah ini. Saat ini pengguna android sudah sangat menjamur, tercatat jutaan orang di dunia kini banyak yang memakai sistem operasi milik google ini.
Namun, walaupun demikian, ternyata banyak orang yang belum mengetahui apakah root itu, padahal seharusnya pengguna HP android harus mengetahui akan hal ini, dan banyak sekali orang-orang yang bertanya apakah root itu dan bagaimana cara rooting hp android.
Disini kita tidak akan menjelaskan kepada Anda tentang cara root HP android, karena setiap merk, dan tipe HP memiliki cara root yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita akan membagikan sedikit pengetahuan tentang rooting mulai dari fungsi, kelebihan serta kekurangannya.
Hal ini bertujuan supaya Anda mengetahui apa saja yang akan Anda dapatkan setelah hp android Anda di root sehingga Anda juga telah tau mengenai konsekuensi yang didapat setelah hp android agan di root.
Pengertian Rooting
Root adalah suatu system account yang memiliki kekuasaan absolut untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command, system, dalam sistem operasi berbasis linux (termasuk android). Intinya, root ini punya akses tanpa batas yang bisa mengubah, menghapus, menambah, bahkan merusak semua yang ada didalam sistem handphone kita.
Nge-root artinya nge-hack sistem handphone supaya kita (pemilik dan pengguna HP) punya akses ke account root tersebut ,jadi kitalah yang punya kekuasaan penuh pada HP android yang kita punya.
Fungsi Rooting
Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses.
Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.
Kelebihan HP android yang telah di root
- Akses tak terbatas terhadap system Android
- Memindahkan instalasi aplikasi ke memory external sehingga memory internal tidak mudah penuh
- Bisa menghapus aplikasi-aplikasi bawaan vendor yang kurang penting sehingga bisa menghemat baterai dan mempercepat kinerja
- Dapat melakukan Backup aplikasi dan system sehingga ketika ingin melakukan install ulang atau reset pabrik kita tidak perlu mencari, mendownload lagi
- Bisa merubah tampilan melalui Instalasi custom ROM
- Bisa menambah kemampuan procesor dengan melakukan Overclock processor sehingga kinerja
- Ponsel manjadi lebih cepat
Kekurangan HP Android Yang Telah di root
- Garansi HP hilanng : Semua vendor ponsel mengatakan bahwa HP android yang telah di root akan hilang masa garansinya, hal ini dikarenakan dengan kita telah me-root hp android kita, kita sudah mengotak-atik file system pada sebuah HP android sehingga vendor tidak mau bertanggung jawab apabila ada kerusakan HP android yang telah di root. Namun jangan khawatir, HP android yang sudah di root bisa kok dikembalikan dalam kondisi semula (unroot). Sehingga HP android masih memungkinkan untuk mendapatkan garansi kembali.
- Rentan terhadap Virus dan Malware
Go to link Download
Labels:
dan,
fungsinya,
pengertian,
rooting
Subscribe to:
Posts (Atom)
